Perempuan Melek Demokrasi, Bawaslu Manggarai Barat Jajaki Kerjasama dengan WKRI DPC Katedral Roh Kudus Labuan Bajo
|
Labuan Bajo_Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat beraudensi dengan jajaran Wanita Katolik Republik Indonesia(WKRI) DPC Katedral Roh Kudus Labuan Bajo, pada Senin (27/04/2026), di Sekretariat WKRI DPC Katedral Roh Kudus Labuan Bajo.
Audensi ini adalah bentuk upaya dan komitmen Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat untuk terus memperkokoh demokrasi substansial di masa non tahapan lewat kolaborasi dan memperkuat kemitraan di semua sektor dengan fokus pada kelompok dan organisasi perempuan seperti WKRI yang kedepannya diharapkan menjadi mitra strategis untuk menyebarkan pesan-pesan pengawasan partisipatif serta dapat mengedukasi anggota keluarga, sesama kader dan masyarakat tentang pentingnya pemilu yang bersih, jujur dan adil serta ikut berperan aktif dalam setiap tahapan Pemilu.
Ketua Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat, Maria Magdalena S.Seriang, S.H pada kesempatan audensi tersebut menyampaikan bahwa pertemuan perdana di momentum bulan kartini ini menjadi langka awal untuk membangun kolaborasi dan menjajaki peluang kerjasama kedepannya. Pemilu yang berkualitas dan demokrasi inklusif lahir ketika semua elemen ikut terlibat dan dilibatkan. " dimasa non tahapan ini menjadi waktu terbaik untuk merawat dan memperkuat demokrasi bersama semua elemen termasuk organsasi perempuan dan kami lihat WKRI dengan kepengurusan yang sangat solid dari pusat sampai ke ke tingkat ranting-ranting dan ini menjadi kekuatan besar untuk menjadi mitra strategis untuk bersinergi menjaga demokrasi dengan harapan melalui WKRI yang sudah berdiri lama dan kadernya banyak dapat menyebarkan pesan-pesan pengawasan serta menjadi garda terdepan untuk menolak dan melawan segala bentuk kecurangan pemilu", ujarnya.
Ia menambahkan demokrasi inklusif hadir dari partisipasi yang baik, ada kesetaraan dan keterlibatan perempuan serta kelompok rentan. WKRI diharapkan ikut andil mendukung kader kadernya ikut berpartisipasi. Menjadi duta yang menyuarakan Pemilu jurdil.
Kolaborasi diharapkan mampu mendorong kelompok-kelompok perempuan untuk ikut terlibat mengawal dan mengisi demokrasi dengan terlibat menjadi penyelenggara, peserta, atau pengawas partisipatif.
Lebih lanjut ia juga memaparkan bahwa data pemilih saat ini baik tingkat nasional maupun lokal didominasi oleh pemilih perempuan artinya suara perempuan jugalah yang menentukan arah kebijakan kedepan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua WKRI DPC Katedral Roh Kudus Labuan Bajo, Adeltrudis Danus menyampaikan apresiasi dan menyambut baik langkah Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat dalam membangun kolaborasi dengan kelompok-kelompok perempuan" WKRI DPC Katedral Roh Kudus Labuan Bajo sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang dapat memberdayakan perempuan khususnya pemahaman demokrasi dan melalui kolaborasi ini diharapkan mendorong keterlibatan aktif perempuan untuk mengedukasi pentingnya pemilu jujur dan adil serta dapat menyuarakan kepentingan perempuan dalam setiap kebijakan. WKRI juga memiliki program pendidikan demokrasi yang ke depannya kita harap bisa hadirkan pihak Bawaslu untuk membawa materi" ujarnya.
Melalui audensi ini Bawaslu Manggarai Barat terus mendorong penguatan partisipasi inklusif serta ekosistem pemilu yang berkeadilan gender dan responsif terhadap hak-hak perempuan sehingga bisa membantu terciptanya pemilu yang tidak hanya jujur dan adil tetapi juga turut merawat demokrasi inklusif.
Tim Humas Bawaslu Mabar