Lompat ke isi utama

Berita

Perempuan di Garda Depan Bawaslu Manggarai Barat Perluas Kemitraan dengan Tim Penggerak PKK untuk Konsolidasi Demokrasi

Perempuan di Garda Depan  Bawaslu Manggarai Barat Perluas Kemitraan dengan Tim Penggerak PKK untuk Konsolidasi Demokrasi

Ketua Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat, Maria Magdalena S.Seriang, SH, Bersama  Staf Dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Manggarai Barat.

Labuan Bajo_Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu) Kabupaten Manggarai Barat melaksanakan audiensi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Manggarai Barat, pada Kamis( 23/04/2026) di sekretariat Tim Penggerak PKK Kabupaten Manggarai Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil TP-PKK bersama jajaran pengurus TP-PKK tingkat kabupaten, serta Ketua Bawaslu dan Staf Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat.

Audiensi ini adalah upaya Bawaslu Manggarai Barat untuk terus memperkuat demokrasi di luar tahapan pemilu dengan berdiskus, mendengar dan memahami dinamika yang berkembang dan dialami masyarakat. Dengan mengambil momentum bulan Kartini, Bawaslu kali ini menyasar kelompok – kelompok dan organisasi perempuan. PKK dengan strukturnya yang kuat dari tingkat pusat hingga ke desa – desa diharapkan akan menjadi mitra strategis yang akan menyebarkan pesan – pesan pengawasan partisipatif, anti politik uang, ikut mengedukasi anggota keluarga dan sesama kader PKK dan masyarakat tentang pentingnya menjaga pemilu jujur, adil.

Ketua Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat, Maria Magdalena S.Seriang, SH dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pertemuan perdana ini menjadi langkah awal untuk menjajaki peluang Kerjasama ke depannya. Pemilu jurdil dan demokrasi yang berkualitas hanya bisa dilahirkan ketika semua elemen ikut mengawalnya dengan baik.

Sebagai penyelenggara pemilu yang bertugas mengawasi tahapan, pekerjaan kami tidak berhenti di tahapan saja. Masa non tahapan justru diaggap masa ideal untuk terus merawat demokrasi Bersama semua elemen termasuk dengan kelompok permpuan. Demokrasi menurut Maria, sangat dekat dengan keseharian kita, diskusi – diskusi kecil di meja makan bersama keluarga adalah cikal bakal demokrasi, dengan saling menghargai pendapat dan perbedaan, demokrasi lahir dari rumah – rumah warga. Dan di dalam rumah ada ibu yang menyampaikan pesan – pesan baik itu.

Selain itu audiensi ini juga untuk mendorong penguatan partisipasi inklusif serta ekosistem pemilu yang berkeadilan gender dan repsonsif terhadap hak-hak perempuan dalam mengawal demokrasi substansial dan berkualitas " melalui kolaborasi ini selain memperluas kemitraan Bawaslu dengan organisasi perempuan juga diharapkan dapat membangun pemahaman yang sama tentang pentingnya pengawasan partisipatif dan peran kelompok perempuan dalam mengawal dan mengisi demokrasi dengan ikut terlibat menjadi penyelenggara ataupun peserta.

Undang – Undang memberi ruang afirmasi untuk perempuan yang belum sepenuhnya dimanfaatkan. “ PKK melalui simpul – simpulnya semoga akan ikut menghadirkan ekosistem yang memperhatikan kebutuhan dan hak perempuan dan kaum rentan seperti lansia dan disabilitas" ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Manggarai Barat, Maria F. Melly Weng,

menyampaikan apresiasinya dan menyambut baik langkah Bawaslu Manggarai Barat ini. Menurutnya dengan bertatap muka secara langsung, berdiskusi dan berbagi seperti ini memberi kesan dan pesan yang baik. “ dengan bertatap muka seperti ini membuat tidak ada jarak di antara kita”. Kita bisa saling mendengar pengalaman yang kita temui di tahapan pemilu kali lalu. TP -PKK Kabupaten Manggarai Barat pada prinsipnya mendukung kegitan yang dapat memberdayakan perempuan dan ibu – ibu terutama untuk memperkuat pemahaman berdemokrasi dan kepemiluan. " pendidikan pertama dan utama dalam menanamkan karakter dan moral adalah keluarga, PKK Manggarai Barat akan ikut mensosialisasikan pesan – pesan yang baik ini”, tuturnya.

Dalam sesi diskusi sejumlah hal dan isu mengemuka, dari mulai soal akurasi data pemilih, TPS yg tidak sesuai domisili, pemilih meninggal yg kerap muncul di (DPT) hingga soal politik uang. Peserta bahkan mengusulkan agar kegiatan audiensi inI diperkuat dalam bentuk MOU atau kerjasama, agar lebih kuat sehingga ke depan kita bisa saling mengisi dlm kolaborasi. Peserta rapat dari ibu-ibu PKK terlihat sangat antusias.

Ruang dialektika seperti inilah yg butuh untuk terus dirawat bersama terus membangun kolaborasi dan kemitraan adalah wujud komitmen Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat untuk terus memperkuat partisipasi inklusif, menyebarkan nilai – nilai demokrasi, serta menciptakan pemilu yang tidak hanya jujur dan adil secara procedural , tetapi juga kuat dari segi substansi.

Tim Humas Bawaslu Mabar