Lompat ke isi utama

Berita

Ikuti Rapat Evaluasi P2H Triwulan I Gelar Provinsi NTT, Bawaslu Manggarai Barat Fokus Tingkatkan Pengawasan dan Kolaborasi

Ikuti Rapat Evaluasi P2H Triwulan I Gelar Provinsi NTT, Bawaslu Manggarai Barat Fokus Tingkatkan Pengawasan dan Kolaborasi

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga (HP2H) Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat, Muhamad Hamka, bersama staf

Labuan Bajo — Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga (HP2H) Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat, Muhamad Hamka, bersama staf HP2H mengikuti Rapat Evaluasi Program/Kegiatan Divisi P2H Triwulan I Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur secara daring pada Kamis, 16/04/2026.

Rapat ini diikuti oleh seluruh Koordinator Divisi HP2H dan staf dari kabupaten/kota se-Nusa Tenggara Timur. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi capaian program kerja pada triwulan pertama serta memperkuat koordinasi dan sinergi antar jajaran pengawas pemilu di daerah.

Kegiatan dibuka oleh Koordinator Divisi P2H Bawaslu Provinsi NTT, Amrunur Muh. Darwin, yang juga menjadi pemateri utama. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peningkatan partisipasi masyarakat dalam mendukung pengawasan pemilu yang partisipatif dan inklusif.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat merupakan kunci dalam mencegah potensi pelanggaran pemilu sejak dini. Karena itu, jajaran Bawaslu di tingkat kabupaten/kota diharapkan mampu membangun komunikasi yang efektif serta menjalin hubungan baik dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pemerintah, organisasi masyarakat, dan komunitas lokal.

Selain itu, Amrunur juga menegaskan pentingnya kepatuhan dalam penyampaian data dan laporan kegiatan. Ia menyebut bahwa hubungan kerja yang tertib, administrasi yang rapi, serta koordinasi yang solid akan sangat menunjang efektivitas kinerja kelembagaan.

Dalam pemaparannya, ia juga menekankan bahwa pengawasan terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) harus dilaksanakan secara optimal. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan akurasi data pemilih sebagai fondasi penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan berintegritas.

Sementara itu, Muhamad Hamka menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh arahan dan hasil evaluasi yang telah disampaikan. Ia juga menegaskan pentingnya memperkuat hubungan kelembagaan sebagai bagian dari strategi pengawasan partisipatif.

Lebih lanjut, pihaknya akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk alumni Pengawas Partisipatif (P2P), guna memperluas jangkauan pengawasan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengawal setiap tahapan pemilu.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu, khususnya di Kabupaten Manggarai Barat, dapat semakin meningkatkan kinerja, memperkuat koordinasi, serta menghadirkan pengawasan pemilu yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Tim Humas Bawaslu Mabar