Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Manggarai Barat Gandeng PGRI dan SMA Negeri 2 Komodo Tingkatkan Literasi Kepemiluan

Bawaslu Manggarai Barat Gandeng PGRI dan SMA Negeri 2 Komodo Tingkatkan Literasi Kepemiluan

Ketua Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat, Maria Magdalena S. Seriang,Anggota Bawaslu , Frumensius Menti Bersama Staf Bawaslu, Dan Kepala SMA Negeri 2 Komodo, Kornelis Joni.

Labuan Bajo — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Manggarai Barat melaksanakan Konsolidasi Demokrasi dengan Ketua PGRI Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Bawaslu dalam memperkuat pendidikan demokrasi serta membangun kolaborasi strategis dengan lembaga pendidikan dan organisasi profesi guru dalam meningkatkan literasi kepemiluan bagi generasi muda.

Ketua Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat, Maria Magdalena S. Seriang, menyampaikan bahwa tugas Bawaslu tidak hanya melakukan pengawasan pemilu, tetapi juga melaksanakan konsolidasi demokrasi melalui penguatan partisipasi dan pendidikan politik masyarakat.

Menurutnya, PGRI merupakan organisasi strategis yang memiliki peran penting sebagai stakeholder Bawaslu dalam membangun karakteristik pemilih yang demokratis dan berintegritas.

“Tujuan dari konsolidasi demokrasi ini adalah menjajaki kerja sama dengan PGRI dan SMA Negeri 2 Komodo untuk membangun karakteristik pemilih sekaligus mendorong pengetahuan kepemiluan bagi generasi Z. Data pemilih kita di Pilkada terakhir menunjukkan pemilih dengan kategori Generasi Z mendominasi di angka 33 an persen. Angka ini terus bergerak naik dari hasil pemutakhiran data pemilih berkelanjutan d periode triwulan pertama 2026 sudah menyentuh 37-an persen dari total pemilih. Sayangnya meski dari segi jumlah besar, namun secara literasi demokrasi dan kepemiluan belum kuat, sehingga pendidikan demokrasi sejak dini menjadi sangat urgent, terutama di era digital, algoritma, deepfake yang rentan terhadap gen Z", ujar Maria.

Ia juga menilai bahwa bulan Mei menjadi momentum tepat untuk memperkokoh penguatan pendidikan demokrasi karena bertepatan dengan bulan pendidikan.

Lebih lanjut Maria menegaskan bahwa tujuan utama dari langkah tersebut adalah menciptakan generasi muda yang melek demokrasi serta memahami pentingnya partisipasi politik yang sehat dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Manggarai Barat sekaligus Kepala SMA Negeri 2 Komodo, Kornelis Joni, menyambut baik kunjungan Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat dan secara prinsip mendukung dan menyambut baik rencana kerja sama dalam mendorong pendidikan demokrasi bagi pelajar sejak dini.

Ia menyatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap berbagai program pendidikan demokrasi yang akan dilakukan Bawaslu di lingkungan sekolah maupun dengan organisasi PGRI.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat, Frumensius Menti, turut menyampaikan pentingnya menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari langkah pencegahan dalam pengawasan pemilu.

Menurutnya, penguatan pemahaman terkait netralitas ASN perlu terus dilakukan guna menjaga kualitas demokrasi dan integritas penyelenggaraan pemilu.

Kegiatan konsolidasi demokrasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara Bawaslu dan dunia pendidikan demi menciptakan generasi muda yang sadar demokrasi, kritis, adaptif dan aktif dalam kehidupan demokrasi di masa depan.

Tim Humas Bawaslu Mabar