Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Mabar Dorong Demokrasi Partisipatif Lewat Bawaslu Ngampus

Bawaslu Mabar Dorong Demokrasi Partisipatif Lewat Bawaslu Ngampus

Jajaran Bawaslu Manggarai Barat Dan Mahasiswa Politeknik eLBajo Commodus,

Labuan Bajo, Kamis (20/02/2026) — Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat menggelar kegiatan bertajuk Bawaslu Ngampus dengan tema “Penguatan Demokrasi dan Pengembangan Pengawasan Partisipatif di Lingkungan Kampus” yang berlangsung di Politeknik eLBajo Commodus. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam mengawal proses demokrasi, khususnya pengawasan pemilu dan pilkada.

Kegiatan yang dihadiri oleh pimpinan kampus, dosen, serta lapan puluhan mahasiswa ini berlangsung dalam suasana interaktif dan penuh antusiasme. Program Bawaslu Ngampus dirancang sebagai ruang dialog antara penyelenggara pengawas pemilu dengan kalangan akademisi guna memperkuat kesadaran demokrasi dan partisipasi generasi muda.

Ketua Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat, Maria Magdalen S. Seriang, S.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Bawaslu dan pihak kampus. Ia menegaskan bahwa kampus merupakan ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi dan membangun kesadaran kritis mahasiswa terhadap pentingnya pengawasan pemilu.

“Mahasiswa memiliki posisi penting sebagai agen perubahan. Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir pengawas partisipatif dari kalangan kampus yang mampu ikut menjaga integritas dan kualitas demokrasi di Manggarai Barat,” ujarnya.

Menurutnya, pengawasan partisipatif menjadi kunci dalam menciptakan pemilu yang jujur dan adil. Bawaslu tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, termasuk mahasiswa yang memiliki kapasitas intelektual dan idealisme kuat dalam mengawal proses demokrasi.

Sementara itu, Direktur Politeknik eLBajo Commodus, I Nengah Dasi Astawa, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara lembaga pendidikan dan lembaga pengawas pemilu merupakan langkah konkret dalam membangun budaya demokrasi yang sehat.

“Pemilu yang berkualitas lahir dari masyarakat yang cerdas dan sadar akan hak serta kewajibannya sebagai warga negara. Mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap dinamika sosial dan politik di sekitarnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kampus akan terus membuka ruang kolaborasi serupa guna memperluas wawasan mahasiswa, terutama dalam isu-isu kebangsaan dan demokrasi.

Dalam sesi materi, Muhammad Hamka memaparkan pentingnya peran pemilih pemula dalam Pemilu maupun Pilkada. Ia menjelaskan bahwa generasi muda memiliki jumlah yang signifikan dalam daftar pemilih, sehingga suaranya sangat menentukan arah demokrasi ke depan. Selain itu, pemilih pemula diharapkan tidak hanya menggunakan hak pilihnya, tetapi juga aktif mengawasi jalannya tahapan pemilu.

“Pemilih pemula jangan apatis. Keterlibatan aktif generasi muda akan memperkuat legitimasi hasil pemilu dan mendorong lahirnya pemimpin yang benar-benar representatif,” tegasnya.

Materi berikutnya disampaikan oleh Frumensius Menti, S.H., yang menguraikan secara teknis mekanisme penanganan pelanggaran pemilu. Ia menjelaskan jenis-jenis pelanggaran, prosedur pelaporan, hingga proses penindakan yang dilakukan oleh Bawaslu. Penjelasan tersebut memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa mengenai jalur hukum yang dapat ditempuh apabila menemukan dugaan pelanggaran.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan kritis dari mahasiswa terkait praktik politik uang, netralitas aparatur, hingga tantangan pengawasan di era digital. Para peserta juga menyampaikan pandangan mengenai pentingnya literasi politik dan penguatan etika demokrasi di kalangan generasi muda.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat berharap terbentuk jejaring pengawas partisipatif di lingkungan kampus yang mampu menjadi mitra strategis dalam menjaga kualitas demokrasi lokal. Kegiatan Bawaslu Ngampus pun diharapkan tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan dalam membangun demokrasi yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Tim Humas Bawaslu Mabar